5. SUKU CANIAGO
|
Caniago |
Panghulu |
Rian Diko Irawan |
Datuak Mandaro Sati |
|
Manti |
Aviv Oktavianusri |
Datuak Mandaro Sati |
|
|
Dubalang |
Maifendri |
Mangkuto Areak |
|
|
Malin |
Zalferry |
Malin Sutan |
Kaum Caniago dipimpin dan didukung oleh para pemangku adat yang memiliki peran strategis dalam menjaga kelangsungan nilai dan tatanan adat Minangkabau. Rian Diko Irawan Dt. Mdr. Sati Panghulu Caniago berperan sebagai pucuk pimpinan adat yang bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan, pembinaan kaum, serta penjagaan marwah adat berlandaskan prinsip adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Dalam pelaksanaan tugasnya, Panghulu didampingi oleh Aviv Oktafianusri Dt. Mdr. Sati selaku Manti Caniago, yang menjalankan fungsi administrasi, penyampai amanah adat, serta penghubung dalam musyawarah dan pelaksanaan ketetapan adat.
Selain itu, struktur adat Kaum Caniago juga diperkuat oleh Maifendri Mangkuto Areak sebagai Dubalang Caniago yang bertugas menjaga ketertiban, keamanan, dan kewibawaan adat dalam setiap kegiatan kaum. Peran spiritual dan keagamaan diemban oleh Zalferry Malin Sutan selaku Malin Caniago, yang membimbing kehidupan keagamaan agar senantiasa sejalan dengan nilai-nilai adat dan syariat Islam. Sinergi antara Panghulu, Manti, Dubalang, dan Malin mencerminkan keseimbangan peran dalam sistem adat Minangkabau, sekaligus menjadi fondasi kuat dalam menjaga identitas, keharmonisan, dan keberlanjutan Kaum Caniago di tengah dinamika perkembangan zaman.